<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7427308095906243307</id><updated>2011-04-21T20:10:34.576-07:00</updated><category term='kriminal'/><title type='text'>ebierayz</title><subtitle type='html'>BERITA SIANTAR SIMALUNGUN</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ebierayz.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ebierayz.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>ebierayz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11683685215555446419</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SWHyn8rQG5I/AAAAAAAAABY/ZEci_YMkNfI/S220/P1054472.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>18</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7427308095906243307.post-8085903809224668006</id><published>2009-03-27T03:52:00.000-07:00</published><updated>2009-03-28T02:25:14.469-07:00</updated><title type='text'>DIBUNUH GENDAK, RENTENIR DITEMUKAN TEWAS SETENGAH BUGIL</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/Sc3siPHuuNI/AAAAAAAAADM/6QYkIw19A-k/s1600-h/Mayat+Timah+br+Siregar+saat+akan+di+bawa++menuju+kamar+mayat+RSUD+dr+Djasamen+Saragih..JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318166807913085138" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/Sc3siPHuuNI/AAAAAAAAADM/6QYkIw19A-k/s320/Mayat+Timah+br+Siregar+saat+akan+di+bawa++menuju+kamar+mayat+RSUD+dr+Djasamen+Saragih..JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Jalan Tambun Barat, Star Pos&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;?xml:namespace prefix = o /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Di duga di bunuh oleh gendaknya berinisial Bb (31), seorang rentenir bernama Timah br Siregar (60) warga jalan Tambun Barat, kontrakan bernomor 003, Simpang koperasi kelurahan Tambun nabolon Siantar Martoba, kota Pematangsiantar, di temukan tidak bernyawa lagi di kediamannya pada minggu 15/3 sekira pukul 10:00wib oleh pihak kepolisian, setelah sebelumnya di panggil warga dan mendobrak pintu rumah korban.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Informasi yang berhasil di himpun dari lokasi kejadian menyatakan, korban merupakan janda yang hidup sendiri setelah sempat bercerai dengan suami bernama Muktar tanjung (60-an) beberapa tahun lalu. Selama hidup menjanda, korban menjalankan bisnis pinjaman uang yang di bungakan atau menurut warga sekitar di sebut rentenir.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Anak korban bernama Tetty tanjung (35) warga jalan Mataram I kelurahan Melayu Siantar barat yang tiba di lokasi sambil sesenggukan menangis kepada Star Pos mengatakan bahwa di ketahui korban (Timah) baru beberapa bulan saja tinggal di rumah kontrakan milik pengusaha kondang &lt;?xml:namespace prefix = st1 /&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; Siantar, Yenpo alias Hermawanto. Selama hidup sendiri, korban di kenal sebagai orang yang menjalankan uang atau koperasi.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Namun Tetty mengakui bahwa dirinya bertemu korban terakhir pada pekan lalu, saat itu korban melarang dirinya (Tetty) untuk datang kerumah. Ini di lakukan tanpa sebab yang di ketahui oleh Tetty. Namun ibunya tersebut sempat berujar bahwa dirinya lah (korban) yang akan menemui Tetty jika ada keperluan. “Jangan datang lagi ke rumahku, biar aku saja yang datang menemui kalian” ungkap Tetty menirukan ucapan ibunya.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Korban mempunyai 5 orang anak yang kesemuanya tinggal di &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt; &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Medan&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;. “Jadi Cuma aku sendiri saja yang tinggal di Siantar ini, Namun begitu saya akan berusaha untuk segera menghubungi mereka (keluarga) hari ini juga” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Tetty juga sempat berujar bahwa dirinya mendengar desas desus korban mempunyai gendak yang merupakan seorang supir bus &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Bayu&lt;/span&gt; &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Trans&lt;/span&gt;. “Pernah juga dia (Bb) dibawa ibu sewaktu pesta beberapa bulan lalu, namun saya sudah lupa dengan wajahnya” ungkap Tetty. Sebelum tinggal di sini (TKP), ibu saya tinggal di Sandora belakang GOR kecamatan Siantar Timur.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;“Sempat juga terdengar issue bahwa Bb terus memplorotin ibu saya, makanya sekarang korban di kejar kejar hutang dan semua uangnya sudah habis”.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;b&gt;Jeritan tengah malam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;Salah seorang warga yang merupakan tetangga, Poniman (47) yang kediamannya bersebelahan dengan rumah korban mengatakan bahwa dirinya sempat terbangun pada Minggu dinihari sekira pukul 02:30wib. Hal ini dikarenakan dirinya mendengar jeritan dari korban seperti meminta tolong. “Tolong… Tolong… seperti itulah yang saya dengar tadi malam”, ungkap Poniman.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Poniman sempat mengintip dari jendela, dan melihat seorang pria yang di kenal sebagai gendak korban (Bb) pergi meninggalkan rumah (TKP). Dia (Bb) itu adalah supir bus &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Bayu Trans&lt;/span&gt; yang memang sering datang ke kediaman korban. “makanya kami para tetangga di sini mengetahui bahwa pelaku adalah gendak korban” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;“Namun setelah sempat meminta tolong, perlahan suara korban hilang dan terlihat pelaku keluar dari rumah menuju mobilnya, hal ini yang membuat kami (Warga) menyangka itu adalah hal biasa, atau istilahnya pertengkaran pribadi yang tidak untuk di campuri” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Hal ini juga di benarkan seorang warga lain, Suryani (33) juga menyatakan bahwa dirinya terbangun dari tidur setelah mendengar suara perkelahian dari rumah yang di kontrak korban selama kurang lebih 3 bulan. “Korban kurang begitu di kenal di sini, karena dia kurang bergaul. Jadi kami hanya mengenal korban sebagai rentenir saja” ungkapnya. Hal ini juga di ketahui setelah beberapa warga sekitar pernah meminjam uang dari korban beberapa waktu lalu.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Sementara itu, sopir &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Bayu Trans&lt;/span&gt; yang merupakan gendak korban sering datang sewaktu malam hari mengendarai mobilnya. Namun jika pagi tiba warga tidak lagi melihat bus diparkir di depan rumah korban. “Jadi dia (Bb) hanya datang pada malam saja dan pulang malam itu juga”. Kalau melihat usianya, pelaku itu baru berusia sekitar 30 tahunan, tambah Suryani.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;b&gt;Kecurigaan warga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;Pada minggu pagi, 15/3 warga jalan Tambun Barat kelurahan Tambun Nabolon Siantar Martoba menjadi heboh. Hal ini setelah dua orang tetangga korban masing masing Poniman dan Sentosa yang rumahnya berdempetan dengan korban merasa curiga karena korban tidak ada keluar dari rumah. Sekira pukul 10:00wib Poniman dan Sentosa mencoba memanggil korban dari depan pintu yang tergembok dari luar, namun tidak ada jawaban sama sekali. Kedua tetangga ini juga segera mengaitkan jeritan korban pada malam hari yang terdengar, dan membuat kecurigaan mereka bertambah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Beberapa menit kemudian Poniman dan Sentosa mengambil tangga, mencoba mengintip korban dari ventilasi udara pintu depan. Melalui pantulan cermin mereka mengetahui korban sedang dalam keadaan setengah bugil dan di curigai sudah tidak bernyawa lagi. Ini di kuatkan dengan gedoran pintu yang tidak mendapat jawaban korban setelah beberapa lama di panggil.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Lalu hal ini di beritahukan kepada warga lain dan lurah yang langsung menghubungi pihak kepolisian. Mendengar desas desus di temukannya korban sudah tidak bernyawa, ratusan warga langsung menyemut mendatangi lokasi. Tak lama berselang petugas dari Mapolsek Siantar Martoba datang ke lokasi. Disertai tim identifikasi, beberapa petugas langsung menjebol gembok dan masuk. Petugas mendapati korban sudah tidak bernyawa lagi dengan posisi tertidur, sedangkan mulai pinggang kebawah terlihat bugil alias tidak mengenakan sehelai benang pun. Di leher korban terdapat Alu (kayu penumbuk, pasangan lesung) yang sudah patah dan di duga korban tewas setelah mendapat pukulan dari alu pada bagian tengkuk..&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Berselang setengah jam melakukan identifikasi, mayat korban pun di boyong ke Instalasi forensik RSUD Djasamen Saragih untuk otopsi.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Pantauan Star Pos saat berada di ruang instalasi forensik melihat, pada bagian kepala korban terdapat bekas pukulan benda tumpul, kening korban juga mengalami luka lecet.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;b&gt;Polisi akan kejar pelaku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Sementara itu Kapolresta Siantar AKBP Drs Andreas Kusmaedi MM didampingi Pabungpen AKP Muslim Mhd ketika di konfirmasi melalui Kapolsek Siantar martoba AKP B Sijabat di lokasi kejadian mengatakan bahwa pihaknya sudah memintai keterangan dan kesaksian warga sekitar. Untuk sementara ini identitas yang di duga pelaku sudah kita dapatkan, namun tetap kita akan segera mengungkap kasus ini.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Motif sementara ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, dan dari TKP kita sudah membawa beberapa barang bukti berupa Alu (Kayu) yang sudah patah dan masih menempel di leher korban saat di temukan, selimut dan lainnya. Tim identifikasi juga sudah mengambil sidik jari di TKP, ungkap Sijabat.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Pihak Mapolsek Siantar Martoba langsung terjun ke lokasi begitu mendapat laporan dari warga, “Jadi begitu tiba di lokasi, kita melihat pintu terkunci gembok dari luar. Dan ini di duga di lakukan oleh pelaku yang mengunci korban di dalam rumah” tambahnya. Sekira pukul 11:00wib pihak kepolisian yang di sertai tim identifikasi menjebol gembok dan masuk ke dalam rumah. Saat di temukan korban dalam keadaan telanjang mulai dari pinggang ke bawah. Di dekat korban juga di temukan selimut dan perlengkapan lain yang sekarang sudah di boyong ke Mapolsek untuk di jadikan barang bukti.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Korban tidak di kenal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Pihak kepolisian dan warga sempat kesulitan dalam mencari identitas korban, dimana tak satu pun warga yang mengetahui nama dan asal usul Timah br Siregar. Beruntung beberapa saat, salah seorang anak korban bernama Tetty br Tanjung datang ke lokasi dan memberitahukan identitas ibunya.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Lurah kelurahan Tambun Nabolon, Amran S, Sos ketika di konfirmasi di lokasi kejadian mengatakan, pihak kelurahan juga tidak mengetahui identitas korban. Hal ini di karenakan korban tidak ada melapor kepada RT setempat yaitu Muliyono yang saat kejadian ini sedang berada di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Medan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. “Korban bukan asli penduduk kami” ungkap Amran.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Lebih lanjut Amran mengatakan, bahkan sampai tetangga korban sendiri juga tidak ada yang mengetahui identitasnya (korban).(hez)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7427308095906243307-8085903809224668006?l=ebierayz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ebierayz.blogspot.com/feeds/8085903809224668006/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7427308095906243307&amp;postID=8085903809224668006' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/8085903809224668006'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/8085903809224668006'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ebierayz.blogspot.com/2009/03/dibunuh-gendak-rentenir-ditemukan-tewas.html' title='DIBUNUH GENDAK, RENTENIR DITEMUKAN TEWAS SETENGAH BUGIL'/><author><name>ebierayz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11683685215555446419</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SWHyn8rQG5I/AAAAAAAAABY/ZEci_YMkNfI/S220/P1054472.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/Sc3siPHuuNI/AAAAAAAAADM/6QYkIw19A-k/s72-c/Mayat+Timah+br+Siregar+saat+akan+di+bawa++menuju+kamar+mayat+RSUD+dr+Djasamen+Saragih..JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7427308095906243307.post-6895056352223214617</id><published>2009-03-27T03:31:00.000-07:00</published><updated>2009-03-28T02:15:21.537-07:00</updated><title type='text'>4KKW BAHAN BAKAR KERETA API JURUSAN MEDAN - PEMATANGSIANTAR TERGULING</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/Scyu4acxnUI/AAAAAAAAADE/WpwXVnQrP5Y/s1600-h/Terlihat+warga+sedang+mengambil+tetesan+minyak+yang+terbuang+dari+4kkw+kereta+api+yang+terguling.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317817544213634370" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 240px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/Scyu4acxnUI/AAAAAAAAADE/WpwXVnQrP5Y/s320/Terlihat+warga+sedang+mengambil+tetesan+minyak+yang+terbuang+dari+4kkw+kereta+api+yang+terguling.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/ScyuIxe92FI/AAAAAAAAAC8/KN7gFcXYQvM/s1600-h/Warga+tampak++berebut+mengambil+premium+dan+solar+yang+menetes+dari+4+kkw+kereta+api+yang+terguling.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317816725763119186" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/ScyuIxe92FI/AAAAAAAAAC8/KN7gFcXYQvM/s320/Warga+tampak++berebut+mengambil+premium+dan+solar+yang+menetes+dari+4+kkw+kereta+api+yang+terguling.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Sedikitnya 4 KKW atau ketel (Gerbong minyak) berisi 120.000 liter premium dan solar jurusan Medan menuju kota Pematangsiantar terguling pada hari rabu 25/3 sekira pukul 14:05wib di afdeling 10 nagori Dolok Marlawan, kecamatan Tapian Dolok, kabupaten Simalungun. penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian dan perusahaan jawatan Kereta api. Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini, namun kerugian materi di perkirakan mencapai 500 juta lebih.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;?xml:namespace prefix = o /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Informasi yang berhasil di peroleh dari Kepala Stasiun Kereta Api Pematangsiantar, Syaiful Azhar dilokasi kejadian mengatakan, 4KKW tersebut berisi premium dan solar sebanyak 120.000 liter. Masing masing 90.000 liter premium (3kkw) dan 30.000 liter solar (1kkw). “Jadi totalnya berkisar 120.000 liter dan kerugian materi diatas 500 juta, ungkapnya. Kita hitung aja sendiri berapa liter yang terbuang dan dikalikan harga pasaran minyak sekarang”, ungkap Syaiful.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Lebih lanjut Syaiful mengatakan, penyebab kejadian peristiwa ini masih dalam penyelidikan, sedangkan masinis yang membawa lokomotif bernama Jauhari Nasution (54) warga Tebing tinggi yang sekarang sedang di mintai keterangan. Kita sudah menghubungi pihak PJKA dari &lt;?xml:namespace prefix = st1 /&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Medan&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; termasuk tim teknisi yang akan memperbaiki rel agar jalur kereta api segera dapat di pulihkan segera. Akibat dari peristiwa ini, jalur kereta api penumpang dari &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt; &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Medan&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; menuju Pematangsiantar dan begitu sebaliknya akan mengalami gangguan sebanyak 1 kali jadwal pemberangkatan, tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Sementara itu seorang yang mengatakan dirinya sebagai pengamat kereta api sempat mengatakan bahwa sebelumnya, kereta api yang mengangkut 4 kkw berisikan minyak tersebut sudah anjlok di km 16 simpang Derek Bajalinggei pada hari yang sama sekira pukul 07:00wib pagi harinya. Namun setelah berhasil di perbaiki, kereta api pengangkut 4kkw bahan bakar tersebut terguling di Afdeling 10 nagori dolok marlawan kecamatan Tapian Dolok kabupaten Simalungun, ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;b&gt;Warga sekitar kebanjiran minyak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;Pantauan Star Pos dari lokasi kejadian melihat, ratusan warga sekitar terlihat silih berganti menampung minyak yang menetes dari ketel atau tangki minyak yang terguling. Kejadian ini tidak mendapat larangan dari pihak kereta api maupun aparat keamanan yang berada di lokasi. Hanya saja setiap yang mendekat di peringatkan untuk tidak merokok atau membuat sesuatu yang bisa mendatangkan api demi keselamatan bersama.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Bahkan salah seorang warga bernama panggilan Budi (24) sempat mengatakan kalau saja dirinya sudah berulang kali menampung bahan bakar minyak dari bocoran tangki tersebut. “Sudah 5 jerigen ukuran 20 liter ku dapat bang”, ungkapnya kepada Star Pos.&lt;br /&gt;Kejadian ini juga di alami oleh ratusan warga lainnya yang secara mendadak mendapat rezeki bahan bakar untuk keperluan kendaraan dan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Sementara itu ketika di Tanya tentang peristiwa tergulingnya gerbong kereta api tersebut, warga tidak ada yang mengetahui kejadian. Mereka hanya mengatakan bahwa mendengar berita ini dari mulut ke mulut saja. Ini di karenakan lokasi kejadian tersebut terbilang jauh dari kediaman warga tepatnya di pertengahan kebun karet Afdeling 10&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;informasi terakhir yang di himpun Star Pos menyatakan, pada kamis 26/3 pagi sekira pukul 08:00wib, 2 unit kkw atau gerbong tangki yang terguling sudah di perbaiki dan berada diatas rel menuju Stasiun kereta api &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; Pematangsiantar, sedangkan 2 kkw lagi baru bisa berdiri dan berada di jalur rel sekira pukul 15:00wib.(hez)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7427308095906243307-6895056352223214617?l=ebierayz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ebierayz.blogspot.com/feeds/6895056352223214617/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7427308095906243307&amp;postID=6895056352223214617' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/6895056352223214617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/6895056352223214617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ebierayz.blogspot.com/2009/03/4kkw-bahan-bakar-kereta-api-jurusan.html' title='4KKW BAHAN BAKAR KERETA API JURUSAN MEDAN - PEMATANGSIANTAR TERGULING'/><author><name>ebierayz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11683685215555446419</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SWHyn8rQG5I/AAAAAAAAABY/ZEci_YMkNfI/S220/P1054472.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/Scyu4acxnUI/AAAAAAAAADE/WpwXVnQrP5Y/s72-c/Terlihat+warga+sedang+mengambil+tetesan+minyak+yang+terbuang+dari+4kkw+kereta+api+yang+terguling.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7427308095906243307.post-1594160787619960329</id><published>2009-03-01T03:31:00.000-08:00</published><updated>2009-03-01T03:48:17.021-08:00</updated><title type='text'>Lafal ALLAH di dalam kentang</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SapzW8XyaFI/AAAAAAAAACw/us2W0LMRk7Q/s1600-h/Susi+(58)+pedagang+yang+mengupas+kentang+dan+menemukan+kaligrafi+arab+pada+daging+kentang.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5308181948809766994" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SapzW8XyaFI/AAAAAAAAACw/us2W0LMRk7Q/s320/Susi+(58)+pedagang+yang+mengupas+kentang+dan+menemukan+kaligrafi+arab+pada+daging+kentang.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SapzWpHTXzI/AAAAAAAAACo/xFf_RxVi_qk/s1600-h/Kentang+yang+dagingnya+bertuliskan+kaligrafi+arab+dan+sempat+menghebohkan+pusat+pasar+Horas.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5308181943640350514" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SapzWpHTXzI/AAAAAAAAACo/xFf_RxVi_qk/s320/Kentang+yang+dagingnya+bertuliskan+kaligrafi+arab+dan+sempat+menghebohkan+pusat+pasar+Horas.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Para pedagang pusat pasar Horas, jalan Merdeka Siantar di hebohkan dengan penemuan kentang bertulis Lafal ALLAH pada Selasa (24/2) pukul 11 : 00 WIB, oleh seorang pedagang klontong yang kesehariannya menyambi sebagai tukang kupas kentang. Informasi yang berhasil di himpun Star Pos, dari sekitar pasar Horas menuturkan, kentang itu di temukan Susilawati (58) warga jalan Seram bawah No 80 C kelurahan Bantan, kecamatan Siantar Barat, yang merupakan pemilik kios klontong di gedung III BT 2, tepatnya di bawah tangga penyeberangan yang menghubungkan gedung III dengan IV pasar Horas. Susi yang kesehariannya menerima orderan kentang bersih (Tanpa kulit) dari beberapa rumah makan di kota Siantar, tiba-tiba menemui kentang yang bertuliskan lafal Allah. Setelah menemukan kaligrafi tersebut, Susi memotongnya hingga 8 keping (potong,red). Ternyata ke-8 potongan kentang tersebut, juga bertuliskan kaligrafi yang berlainan bentuk. Susi merasa takjub, berselang beberapa menit kemudian, anaknya bernama Sofyandi (28) datang hendak memakan kentang yang di kiranya adalah biscuit. Kepada anaknya itu Susi menjelaskan, tentang kentang yang tergolong unik tersebut. Lalu Sofyandi bercerita keunikan kentang kepada teman mereka sesama pedagang. Dalam hitungan menit, kios kelontong milik Susi langsung ramai oleh puluhan pedagang pasar Horas. Saat di temui Star Pos, Selasa (24/2) di kiosnya, sekitar pukul 15 : 30 WIB, Susi mengatakan, dirinya sama sekali tidak menduga kalau pada kentang itu ada tertulis kaligrafi Arab. “Awalnya, saya salah potong,”ungkap Susi. Ditambahkannya, setelah terpotong langsung terlihat kaligrafi di dalamnya, dan Susi terus memotong kentang menjadi 8 potong. Tapi anehnya pada tiap potongan kentang itu, tulisan kaligrafinya berbeda alias tidak ada yang sama. “Yang jelas, sudah puluhan tahun saya bekerja sebagai pedagang dan pengupas kentang dan baru kali ini saya menemukan kentang aneh, “ucapnya lagi. Hal itu di benarkan anaknya Sofiyandi. Kepada wartawan Koran ini Sofiyandi mengatakan, dirinya mengira kentang yang bertuliskan kaligrafi tersebut adalah makanan (roti,red). “Hampir saja mau ku makan bang, ”katanya. Setelah di jelaskan oleh ibunya, baru Sofiyandi sadar dan langsung memberitahukan penemuan tersebut kepada pedagang lain. “Ibu berjualan di sini dan mengupas kulit kentang mulai dari kecil dan tidak pernah di temukan hal yang demikian, “ujarnya. Dilain pihak, salah seorang pedagang daging, Galung (47) warga jalan Tanah Jawa No 17 kelurahan Melayu, kecamatan Siantar Utara mengatakan, hal itu merupakan bukti dari kebesaran Tuhan. “Memang sering kita lihat dan dengar melalui media, tentang penemuan seperti ini. Namun baru kali ini terjadi di pusat pasar Horas ini,”ungkap Galung yang ikut menyaksikan kentang aneh tersebut. Menanggapi hal itu, ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) kota Pematangsiantar mengatakan, hal itu merupakan bentuk keagungan dan kebesaran Allah. Keajaiban seperti itu sudah sering terjadi. “Dulu juga pernah di beritakan penemuan pohon yang berbentuk kalimah Syahadat, di Jerman, tomat yang bertuliskan lafal Allah, Awan yang berbentuk lafal Allah dan lain-lain, “ujarnya. Pada hakikatnya, yang namanya makhluk hidup harus berzikir kepada NYA, baik itu manusia, tumbuhan dan hewan, termasuk juga yang gaib. Hanya saja kebanyakan manusia lupa untuk berzikir kepada Nya, sedangkan tumbuhan dan hewan tidak pernah lupa untuk berzikir. “Intinya sesuai dengan firman Allah, manusia itu di suruh untuk membaca dan berzikir. Membaca dalam artian yang tertulis dan yang tersirat. Yang tersirat ini bisa saja seperti membaca gejala alam atau yang tidak tertulis. Kita harus bisa membaca gejala alam. Bisa saja ini merupakan sebuah pertanda, peringatan atau sebagainya. Sekarang apakah umat Islam sadar dan mengerti tentang tanda-tanda tersebut?, ungkapnya menggugah.(hez)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7427308095906243307-1594160787619960329?l=ebierayz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ebierayz.blogspot.com/feeds/1594160787619960329/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7427308095906243307&amp;postID=1594160787619960329' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/1594160787619960329'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/1594160787619960329'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ebierayz.blogspot.com/2009/03/blog-post.html' title='Lafal ALLAH di dalam kentang'/><author><name>ebierayz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11683685215555446419</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SWHyn8rQG5I/AAAAAAAAABY/ZEci_YMkNfI/S220/P1054472.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SapzW8XyaFI/AAAAAAAAACw/us2W0LMRk7Q/s72-c/Susi+(58)+pedagang+yang+mengupas+kentang+dan+menemukan+kaligrafi+arab+pada+daging+kentang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7427308095906243307.post-6645280185548129779</id><published>2009-01-31T10:24:00.000-08:00</published><updated>2009-01-31T10:32:40.606-08:00</updated><title type='text'>Tak mau diceraikan, Suami tikam istri di depan murid</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SYSZPw6OouI/AAAAAAAAACI/hg_4V_gzORQ/s1600-h/Tampak+Sugiem+di+dampingi+oleh+adik+dan+anaknya+saat+berada+di+Paviliun+C+RSUD+Djasamen+Saragih.jpg.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297527557800764130" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SYSZPw6OouI/AAAAAAAAACI/hg_4V_gzORQ/s320/Tampak+Sugiem+di+dampingi+oleh+adik+dan+anaknya+saat+berada+di+Paviliun+C+RSUD+Djasamen+Saragih.jpg.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Serbelawan, Star Pos&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Tak terima di ceraikan, pelaku Toto Hartono (43), warga kampung Huta Bah Togu, Nagori Bah Togu, kecamatan Dolok Batu Nanggar, kabupaten Simalungun, nekad menikam dan menggorok leher istrinya, korban Sugiem SPd (38), hingga 7 liang, itu pun pada saat korban sedang mengajar di ruang kelas VI, SD Negeri 094129 Bah Togu, Selasa (27/1), sekitar pukul 14:30 WIB.&lt;br /&gt;Informasi yang berhasil di himpun Star Pos dari kepolisian mengatakan, kejadian itu di picu oleh gugatan cerai dari istri pelaku, beberapa waktu lalu. Diketahui, diantara pasangan suami istri ini yang mempunyai 3 orang anak ini memang sedang ada masalah dan ketersinggungan. Akibatnya, keduanya punya niat mengakhirinya dengan bercerai.&lt;br /&gt;Tepatnya, Selasa (27/1) siang, pelaku Toto yang mendapat kabar, bahwa istrinya sudah menggugat cerai, manjadi naik pitam. Lalu dengan membawa sebilah pisau, Toto mendatangi sekolah tempat istrinya mengajar. Begitu masuk ke areal SDN 094129 tersebut, pelaku Toto langsung menuju ruangan kelas VI, dimana korban Sugiem sedang mengajar anak didiknya.&lt;br /&gt;Begitu masuk ke ruangan, Toto yang sudah mempersiapkan pisau langsung menghunuskan pisau tersebut ke beberapa bagian tubuh korban hingga tujuh liang atau tusukan dan sabetan.&lt;br /&gt;Kontan saja Sugiem roboh bersimbah darah. Kejadian itu tentu menimbulkan trauma bagi murid kelas VI yang melihat tubuh sang guru jatuh bersimbah darah. Hanya dalam tempo hitungan menit, suasana pun langsung ramai. Guru lainnya, yang berada di sekolah tersebut langsung melarikan Sugiem ke rumah sakit sambil menghubungi pihak Polsek Serbelawan.&lt;br /&gt;Beberapa menit kemudian, personil Mapolsek Serbelawan tiba di lokasi dan langsung melakukan olah Tempat Kejadian P. Selanjutnya petugas langsung memburu pelaku ke berbagai tempat termasuk kediamannya. Akhirnya Toto di temukan saat hendak melarikan diri sambil mengendap endap bersembunyi tidak begitu jauh dari komplek SDN 094129.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolres Simalungun AKBP Rudi Hartono SH Sik didampingi Kapolsek Serbelawan AKP E Siagian melalui Pahumas Kompol H Mansyur membenarkan adanya penikaman terhadap seorang guru yang dilakukan suaminya sendiri. Tersangka akan di jerat melanggar pasal 44 UU RI No 33 tahun 2004 yo Pasal 51 ayat (1) dan (2) KUHPidana tentang penghapusan KDRT dan penganiayaan. Toto juga sudah di tahan di Mapolsek Serbelawan dan akan terus di periksa akibat perbuatannya melakukan tindak pidana tersebut ungkap Mansyur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu menurut pantauan Star Pos ketika berada di ruang VI Paviliun C RSUD Djasamen Saragih tempat Sugiem di rawat melihat bahwa kondisi Sugiem sudah sedikit membaik. Terlihat sesekali Sugiem memanggil anaknya yang sedang berkumpul bersama keluarga dan kerabat lain. Sementara pada leher Sugiem terlihat perban menutup luka gorok yang di lakukan suaminya, Sama dengan beberapa tikaman pada bagian perut dan tangan Sugiem.(hez)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7427308095906243307-6645280185548129779?l=ebierayz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ebierayz.blogspot.com/feeds/6645280185548129779/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7427308095906243307&amp;postID=6645280185548129779' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/6645280185548129779'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/6645280185548129779'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ebierayz.blogspot.com/2009/01/tak-mau-diceraikan-suami-tikam-istri-di.html' title='Tak mau diceraikan, Suami tikam istri di depan murid'/><author><name>ebierayz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11683685215555446419</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SWHyn8rQG5I/AAAAAAAAABY/ZEci_YMkNfI/S220/P1054472.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SYSZPw6OouI/AAAAAAAAACI/hg_4V_gzORQ/s72-c/Tampak+Sugiem+di+dampingi+oleh+adik+dan+anaknya+saat+berada+di+Paviliun+C+RSUD+Djasamen+Saragih.jpg.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7427308095906243307.post-194258696408545818</id><published>2009-01-31T10:08:00.000-08:00</published><updated>2009-01-31T10:23:10.661-08:00</updated><title type='text'>Jamkesmas tak membawa perubahan, Andre butuh bantuan</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SYSWpeHB-xI/AAAAAAAAACA/rzWLols6-0c/s1600-h/Andre+Sianturi+menderita+penyakit+Hidrocepallus+yang+butuh+bantuan.jpg.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297524700895902482" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SYSWpeHB-xI/AAAAAAAAACA/rzWLols6-0c/s320/Andre+Sianturi+menderita+penyakit+Hidrocepallus+yang+butuh+bantuan.jpg.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SYSWpIhDgvI/AAAAAAAAAB4/-GLGsZgL1io/s1600-h/Andre+Sianturi+menderita+penyakit+Hidrocepallus+yang+butuh+bantuan.jpg+(2).JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297524695099474674" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SYSWpIhDgvI/AAAAAAAAAB4/-GLGsZgL1io/s320/Andre+Sianturi+menderita+penyakit+Hidrocepallus+yang+butuh+bantuan.jpg+(2).JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Jalan Bahkora II, Star Pos&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang bocah berusia 9 bulan bernama Andre Sianturi masih terus merasakan pembesaran bagian kepalanya akibat penyakit yang disebut dalam istilah kedokteran sebagai Hidrocepallus. Penyakit ini adalah pembengkakan bagian kepala oleh cairan yang semakin lama semakin banyak tanpa ada perubahan sedikitpun. Bahkan Jamkesmas yang sudah pernah mengantarkan Andre ke RS Adam Malik Medan pun tidak bisa membawa perubahan baginya. ketika Star Pos mengunjungi Andre di kediamannya pada jumat 30/1 pukul 13:00wib terlihat kondisi bocah berkepala besar ini tidak mampu bergerak banyak. Badannya yang semakin kurus dan ceking juga mengundang prihatin dari siapa saja yang akan melihatnya. Di sela tangis tanpa air mata nya Andre sangat mengharapkan keadaan normal seperti balita lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah Andre bernama Heddon Sianturi (29) dan ibunya Rusmawati br Rumapea (27) yang tinggal di jalan Bahkora II dusun Huta bagasan kelurahan Sukaraja Kecamatan Siantar Marihat hanya bisa berduka setiap kali memandang anak pertama mereka yang semakin hari semakin mengalami pembesaran pada kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heddon mengatakan bahwa upaya dan usaha mereka memang kurang maksimal untuk mengobati Andre, ini di sebabkan factor ekonomi yang semakin sulit saat ini. Terlebih Heddon adalah seorang pengangguran dan kesehariannya merawat Andre bersama istrinya di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang pernah Andre di rujuk kerumah sakit Adam Malik Medan, saat itu Heddon dan br Rumapea sudah berharap banyak agar anak mereka sembuh dan keadaannya normal. Namun entah mungkin karena Jamkesmas mendapat pelayanan kurang atau memang peralatan Di sana tidak lengkap, maka pada waktu itu mereka hanya mendapat pernyataan dari Dr Syahrul yang merupakan dokter syaraf di RS tersebut bahwa peralatan mereka tidak lengkap untuk melakukan pengobatan terhadap Andre.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan dokter ini tentu membuat kami sekeluarga menjadi putus asa, dimana banyak juga komentar dari warga yang mengatakan bahwa penyakit seperti ini tidak bisa di sembuhkan. Ini tentu saja membuat harapan kami semakin pupus ungkap br Rumapea.&lt;br /&gt;Selama di rumah sakit Adam Malik Medan pun Andre hanya mendapat kamar gratis saja, namun untuk obat tidak pernah sama sekali di berikan pihak rumah sakit. Setiap hari kepala dan badannya hanya di timbang dan di ukur namun obat tidak pernah di berikan. Sampai pulang dari sana Andre hanya diberikan sebotol obat batuk untuk orang dewasa oleh rumah sakit. Itu pun terpaksa saya yang meminumnya tambah br Rumapea.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara saat lahir pada 13 April 2008 kondisi Andre normal saja, hanya pada bagian samping kepalanya saja yang mengalami benjolan dan lembek. Hal ini pun pernah di tanyakan ke Bidan di sana, jawaban Bidan waktu itu karena Andre lahir premature alias lahir belum cukup bulan (7bulan). Ada juga yang mengatakan bahwa sejak di dalam kandungan Andre kurang asupan gizi. Komentar ini semua tidak begitu di hiraukan oleh Heddon dan br Rumapea waktu itu. Namun sejak usia Andre bertambah bulan maka bertambah pula pembengkakan yang ada di kepalanya. Terakhir kami ukur pada bulan lalu (des 08) kepala Andre sudah mencapai diameter 90cm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dapat di lakukan Andre sekarang hanya bisa menangis, untuk belajar bicara mungkin jauh dari Andre saat ini. Bahkan matanya sudah hampir tertutup oleh kepalanya yang semakin besar. Jika kepala yang membesar tersebut di pegang maka akan terkesan lembek. Ini karena dalam kepalanya berisi cairan yang semakin hari semakin banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heddon dan br Rumapea sekarang hanya bisa berharap keajaiban untuk menyembuhkan Andre, untuk mengoperasi kepala dan mengobatinya mungkin kami sudah tidak mampu berbuat apa apa ucap br Rumapea. Terus terang saja kami ini orang miskin dan tidak punya apa apa, suami saya juga tidak bekerja. Darimana kami bisa mendapatkan biaya untuk mengobati Andre tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu lurah kelurahan Sukaraja Nurita Hutajulu SPd ketika di temui Star Pos mengatakan bahwa selaku pihak kelurahan pihaknya sudah mengupayakan agar Andre mendapatkan Jamkesmas. Jadi pada waktu itu staff kelurahan sendiri yang membawa dan membonceng br Rumapea untuk mengurus Jamkesmas. Dan setelah berhasil maka Andre bias di rujuk ke Rumah sakit Umum Djasamen Saragih untuk selanjutnya dilanjutkan ke Rumah sakit Adam Malik Medan ungkap N br Hutajulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andre yang menderita Hidrocepallus ternyata sudah pernah di hantarkan Jamkesmas ke RS Adam Malik Medan untuk perobatan, namun Jamkesmas itu sendiri tak juga membawa perubahan apapun terhadap Andre.(hez)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7427308095906243307-194258696408545818?l=ebierayz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ebierayz.blogspot.com/feeds/194258696408545818/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7427308095906243307&amp;postID=194258696408545818' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/194258696408545818'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/194258696408545818'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ebierayz.blogspot.com/2009/01/jamkesmas-tak-membawa-perubahan-andre.html' title='Jamkesmas tak membawa perubahan, Andre butuh bantuan'/><author><name>ebierayz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11683685215555446419</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SWHyn8rQG5I/AAAAAAAAABY/ZEci_YMkNfI/S220/P1054472.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SYSWpeHB-xI/AAAAAAAAACA/rzWLols6-0c/s72-c/Andre+Sianturi+menderita+penyakit+Hidrocepallus+yang+butuh+bantuan.jpg.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7427308095906243307.post-6766902797033889340</id><published>2008-12-23T07:13:00.000-08:00</published><updated>2008-12-23T07:14:04.072-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7427308095906243307-6766902797033889340?l=ebierayz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ebierayz.blogspot.com/feeds/6766902797033889340/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7427308095906243307&amp;postID=6766902797033889340' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/6766902797033889340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/6766902797033889340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ebierayz.blogspot.com/2008/12/blog-post.html' title=''/><author><name>ebierayz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11683685215555446419</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SWHyn8rQG5I/AAAAAAAAABY/ZEci_YMkNfI/S220/P1054472.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7427308095906243307.post-9100098624478812090</id><published>2008-12-11T03:10:00.000-08:00</published><updated>2008-12-11T03:12:32.457-08:00</updated><title type='text'>RESIDIVIS GANJA DITANGKAP KEMBALI</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SUD1ic1BAzI/AAAAAAAAABE/jjL7EkHZWIQ/s1600-h/Riduan+residivis+kasus+ganja+ketika+berada+di+Sat+Narkoba+Polres+Simalungun.jpg.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278488735481135922" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 150px; CURSOR: hand; HEIGHT: 113px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SUD1ic1BAzI/AAAAAAAAABE/jjL7EkHZWIQ/s320/Riduan+residivis+kasus+ganja+ketika+berada+di+Sat+Narkoba+Polres+Simalungun.jpg.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Jl. SM Raja, Star Pos&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang agen ganja bernama M Riduan Manik (32) warga Jalan Serdang Pematangsiantar tertangkap ketika transaksi membawa 1 kilo ganja kering kepada polisi yang menyaru sebagai pembeli pada rabu 10/12 pukul 13:00wib di jalan SM Raja tepatnya di depan SPBU yang berada di Jl. SM Raja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi yang berhasil di dapat Star Pos mengatakan bahwa penangkapan ini bermula dari hasil pengembangan penangkapan seorang pemakai ganja bernama Romiandi (30) beberapa waktu lalu. Diketahui bahwa saat sat Narkoba Polres Simalungun melakukan patroli di seputaran jalan Medan Pematangsiantar. Ketika berada disana petugas curiga melihat gerak gerik Romiandi yang terkesan gugup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah di periksa ternyata di dapati 2 linting ganja yang siap untuk di hisap, kemudian Romiandi dan barang bukti di boyong ke Mapolres Simalungun untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Setelah di periksa Romiandi mengaku mendapatkan ganja dari seorang bernama Riduan warga Jalan Serdang dan petugas terus melakukan pengembangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petugas yang menyaru sebagai pembeli pun mulai mendekati tersangka, setelah Riduan merasa yakin kemudian diantara dirinya dan petugas menyepakati perjanjian untuk transaksi ganja seberat 1 kilo di jalan SM Raja pada hari rabu.&lt;br /&gt;3 orang personil Sat Narkoba masing masing Brigadir Hendro Purba, Brigadir Aswin Manurung dan Briptu Parlin Saragi langsung mengadakan pengintaian terhadap pelaku di tempat yang sudah di sepakati untuk transaksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat pukul 13:00wib tersangka didapati turun dari sebuah angkot dengan meninting plastic hitam yang diletakkan di pinggir jalan. Namun ketika petugas mendekat ternyata Riduan mencium gelagat yang tidak benar. Akhirnya Riduan berusaha untuk kabur dan membuang ponsel yang sering digunakannya untuk bertransaksi. Namun usahanya itu ternyata sia sia karena tiga orang petugas yang sudah mengintainya sedari tadi langsung menyergapnya. Tersangka pun langsung di boyong ke Satnarkoba Polres Simalungun bersama barang bukti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolres Simalungun melalui Kasat Narkoba AKP Nelson Situmorang ketika memberi keterangan membenarkan penangkapan terhadap tersangka, Nelson menambahkan bahwa Riduan Manik merupakan residivis kasus yang sama pada tahun 2006 yang lalu. Tersangka sudah pernah menjalani hukuman 1tahun 8bulan karena kasus ganja.(hez)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7427308095906243307-9100098624478812090?l=ebierayz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ebierayz.blogspot.com/feeds/9100098624478812090/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7427308095906243307&amp;postID=9100098624478812090' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/9100098624478812090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/9100098624478812090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ebierayz.blogspot.com/2008/12/residivis-ganja-ditangkap-kembali.html' title='RESIDIVIS GANJA DITANGKAP KEMBALI'/><author><name>ebierayz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11683685215555446419</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SWHyn8rQG5I/AAAAAAAAABY/ZEci_YMkNfI/S220/P1054472.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SUD1ic1BAzI/AAAAAAAAABE/jjL7EkHZWIQ/s72-c/Riduan+residivis+kasus+ganja+ketika+berada+di+Sat+Narkoba+Polres+Simalungun.jpg.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7427308095906243307.post-7422941838744560315</id><published>2008-12-11T03:09:00.000-08:00</published><updated>2008-12-11T03:10:09.750-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>PEMAKAI DAN PENJUAL GANJA DI CIDUK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jl. Kain Suji, Star Pos&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua orang pemakai dan penjual ganja masing masing Simon Hutauruk (29) warga Jl Pisang No. 37 Kelurahan Pardamean Siantar Marihat sebagai pemakai ganja dan Nelson Sihite (48) warga Jalan Farel Pasaribu Gang tebu No. 1 kelurahan Sukamaju Siantar Marihat di ciduk personil Sat Narkoba Polresta Pematangsiantar pada hariMinggu Dini hari di tempat terpisah dan waktu yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya polresta Pematangsiantar yang sedang melakukan razia rutin ke hotel hotel dan penginapan yang ada di kota ini, pada minggu dinihari pukul 00:00wib menemukan seorang pria sedang menginap di hotel flamboyant dalam salah satu kamar satu.&lt;br /&gt;Ketika di periksa pria yang bernama Simon Hutauruk (29) tersebut mempunyai identitas yang beralamat di jalan Pisang. Setelah pemeriksaan identitas maka polisi memeriksa sebuah tas pinggang kecil berwarna hitam yang berada tidak jauh dari tersangka.&lt;br /&gt;Begitu petugas mengecek isi dari tas pinggang itu maka didapati satu bungkusan plastik kecil yang didalamnya terdapat ganja kering siap pakai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendapati ini petugas pun mengintrogasi Simon, namun saat di tanyai petugas Simon mengakui bahwa ganja itu miliknya. Kemudian petugas memboyong Simon ke Mapolresta Pematangsiantar untuk mengamankan tersangka dan barang bukti tersebut.&lt;br /&gt;Begitu di Mapolres Simalungun kemudian Simon di periksa dan di introgasi.&lt;br /&gt;Dari hasil pemeriksaan ternyata Simon mengakui bahwa barang haram ini didapatnya dari seseorang yang alamatnya berada di jalan Farel Pasaribu Gang cabe Siantar Marihat dan bernama Nelson Sihite.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mau buang waktu kemudian petugas Sat Narkoba Pelresta Pematangsiantar langsung menuju kediaman Nelson pada pukul 04;00wib paginya. Polisi pun melakukan penggerebekan di rumah Nelson, begitu tahu yang datang adalah polisi maka Nelson mencoba melarikan diri. Usaha Nelson untuk lari ternyata sia sia karena polisi yang telah mengepung kediamannya kembali menangkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah seisi rumah diperiksa kemudian polisi menemukan satu bungkus plastik berwarna hitam di atas seng rumahnya. Setelah diperiksa ternyata plastik hitam itu berisi ganja kering yang dibungkus dengan kertas Koran. Nelson pun tidak dapat berkutik lagi, kemudian dirinya beserta barang bukti di boyong ke Sat Narkoba Mapolresta Siantar.&lt;br /&gt;Hingga kini Nelson masih menjalani pemeriksaan untuk pengembangan diruang tahanan Polresta Pematangsiantar.(hez)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7427308095906243307-7422941838744560315?l=ebierayz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ebierayz.blogspot.com/feeds/7422941838744560315/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7427308095906243307&amp;postID=7422941838744560315' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/7422941838744560315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/7422941838744560315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ebierayz.blogspot.com/2008/12/pemakai-dan-penjual-ganja-di-ciduk-jl.html' title=''/><author><name>ebierayz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11683685215555446419</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SWHyn8rQG5I/AAAAAAAAABY/ZEci_YMkNfI/S220/P1054472.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7427308095906243307.post-2215568593408554914</id><published>2008-12-11T03:03:00.000-08:00</published><updated>2008-12-11T03:08:30.060-08:00</updated><title type='text'>APEL HARI ANTI KKN DI MAPOLRES SIMALUNGUN</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SUD0euvF5DI/AAAAAAAAAA8/WleYCmnS0ow/s1600-h/Bupati+Simalungun+Drs+H+Zulkarnain+Damanik+MM+saat+membacakan+pernyataan+anti+KKN+di+halaman+Mapolres+Simalungun+pada+peringatan+hari+anti+KKN+sedunia.jpg.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278487572057023538" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SUD0euvF5DI/AAAAAAAAAA8/WleYCmnS0ow/s320/Bupati+Simalungun+Drs+H+Zulkarnain+Damanik+MM+saat+membacakan+pernyataan+anti+KKN+di+halaman+Mapolres+Simalungun+pada+peringatan+hari+anti+KKN+sedunia.jpg.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;#PEMKAB SIMALUNGUN TANDATANGANI PERNYATAAN ANTI KKN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jl Sudirman, Star Pos&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah kabupaten Simalungun sepakat untuk menandatangani pernyataan gerakan anti Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN). Hal ini dinyatakan saat Apel Anti KKN ketika memperingati hari anti KKN dihalaman upacara Mapolres Simalungun Jl. Jendral Sudirman pada selasa 09/12 pukul 09:00wib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apel yang digelar oleh Polres Simalungun ini dihadiri oleh Muspida Plus Simalungun, pejabat SKPD se kabupaten Simalungun, TNI, Polri, organisasi Pemuda dan masyarakat juga LSM dan undangan lainnya. Apel di pimpin oleh Bupati Simalungun sendiri dengan komandan Apel Ipda Jhonson Sitompul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apel hari anti KKN ini di isi dengan pembacaan pernyataan anti KKN oleh Bupati yang di ikuti oleh seluruh peserta upacara. Tertuang dalam pernyataan itu; bahwa sebagai pejabat Negara dan masyarakat dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat dengan dilandasi ketaqwaan terhadap tuhan YME memegang teguh UUD 1945 dalam menjalankan segala undang undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya untuk berbakti kepada mesyarakat, bangsa dan Negara bukan untuk kepentingan pribadi.&lt;br /&gt;Bahwa akan selalu berfikir dan berucap serta tidak akan melakukan perbuatan korupsi, kolusi dan Nepotisme untuk kepentingan pribadi, keluarga kroni meupun kelompok dan tidak mengharapkan imbalan dalam bentuk apapun yang bertentangan dengan ketentuan perundangan yang berlaku. Bahwa dalam penyelenggaraan Negara akan bertanggung jawab terhadap kinerja di lingkungan kerja masing masing dan masyarakat dengan sungguh sungguh menggunakan anggaran secara transparan dan sesuai dengan peruntukannya. Bahwa akan membangun kebersamaan pejabat pemerintah dan masyarakat Simalungun untuk memerangi dan memberantas segala bentuk perbuatan KKN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah pembacaan pernyataan anti KKN diikrarkan maka dilanjutkan dengan penandatanganan pernyataan oleh Bupati Zulkarnain Damanik, Kapolres Simalungun AKBP Rudi Hartono SH,Sik, Ketua DPRD Simalungun Syahmidun Saragih, Dandim 02/07 PT Letkol Kav A Rahman Made dan diikuti oleh seluruh kepala dinas se Kabupaten Simalungun dan peserta apel lainnya. (hez)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7427308095906243307-2215568593408554914?l=ebierayz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ebierayz.blogspot.com/feeds/2215568593408554914/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7427308095906243307&amp;postID=2215568593408554914' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/2215568593408554914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/2215568593408554914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ebierayz.blogspot.com/2008/12/apel-hari-anti-kkn-di-mapolres.html' title='APEL HARI ANTI KKN DI MAPOLRES SIMALUNGUN'/><author><name>ebierayz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11683685215555446419</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SWHyn8rQG5I/AAAAAAAAABY/ZEci_YMkNfI/S220/P1054472.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SUD0euvF5DI/AAAAAAAAAA8/WleYCmnS0ow/s72-c/Bupati+Simalungun+Drs+H+Zulkarnain+Damanik+MM+saat+membacakan+pernyataan+anti+KKN+di+halaman+Mapolres+Simalungun+pada+peringatan+hari+anti+KKN+sedunia.jpg.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7427308095906243307.post-1285331155836676841</id><published>2008-12-11T02:55:00.000-08:00</published><updated>2008-12-11T03:01:54.779-08:00</updated><title type='text'>MAYAT MR X TERAPUNG DI SUNGAI BOLUK</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SUDy71my0SI/AAAAAAAAAA0/uDZiI_hS8-Y/s1600-h/Mayat+Mr+X+dari+sungai+Boluk+Marihat+Mayang+saat+di+kamar+mayat+RSUD+Djasamen+Saragih.jpg.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278485873094218018" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 240px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SUDy71my0SI/AAAAAAAAAA0/uDZiI_hS8-Y/s320/Mayat+Mr+X+dari+sungai+Boluk+Marihat+Mayang+saat+di+kamar+mayat+RSUD+Djasamen+Saragih.jpg.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simalungun, Star Pos&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mayat Mr X ditemukan di sungai Boluk, Marihat Mayang Kecamatan Tanah Jawa Simalungun dengan posisi terapung di aliran sungai pada Minggu 07/12 pukul 09:00wib oleh dua warga sekitar bernama Sandy dan Nasib (50) yang hendak berangkat keladang miliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat sesuatu mengapung di sungai kemudian Sandy dan Nasib memanggil beberapa orang warga lainnya yang disusul oleh masyarakat kampung Marihat Mayang yang berdatangan begitu mendengar penemuan mayat ini. Setelah menghubungi pihak kepala Nagori kemudian dilanjutkan melapor ke Mapolsek Tanah Jawa. Begitu mendengar laporan warga personil dari polsek tanah jawa langsung turun ke TKP dan mengamankan lokasi penemuan dan mayat.&lt;br /&gt;Pihak Mapolsek Tanah Jawa pun membawa mayat korban ke RSUD Djasamen Saragih untuk dilakukan visum untuk mengetahui penyebab kematian. Sampai berita ini di turunkan belum ada pihak keluarga korban yang mengaku mayat ini adalah keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pantauan Star Pos dari kamar mayat RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar melihat bahwa kondisi mayat tersebut sudah membusuk dan mengeluarkan aroma yang tidak sedap. Bahkan lengan sebelah kanan mayat tersebut sudah hancur dan rahang bagian bawah sudah habis. Sedangkan ciri ciri dari mayat tersebut mempunyai tinggi 160cm, Kuku jempol sebelah kiri ada bekas pecahan yang sudah lama, memakai celana jeans berwarna biru dan celana dalam hijau, dari saku celana bagian belakang didapat bungkus rokok Clasmild dan beberapa batang rokok. Diperkirakan mayat sudah hanyut di sungai selama seminggu.(hez)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7427308095906243307-1285331155836676841?l=ebierayz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ebierayz.blogspot.com/feeds/1285331155836676841/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7427308095906243307&amp;postID=1285331155836676841' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/1285331155836676841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/1285331155836676841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ebierayz.blogspot.com/2008/12/mayat-mr-x-terapung-di-sungai-boluk.html' title='MAYAT MR X TERAPUNG DI SUNGAI BOLUK'/><author><name>ebierayz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11683685215555446419</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SWHyn8rQG5I/AAAAAAAAABY/ZEci_YMkNfI/S220/P1054472.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SUDy71my0SI/AAAAAAAAAA0/uDZiI_hS8-Y/s72-c/Mayat+Mr+X+dari+sungai+Boluk+Marihat+Mayang+saat+di+kamar+mayat+RSUD+Djasamen+Saragih.jpg.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7427308095906243307.post-8079822521933989179</id><published>2008-12-11T02:48:00.000-08:00</published><updated>2008-12-11T02:53:18.997-08:00</updated><title type='text'>RIBUAN UMAT ISLAM SHOLAT IDUL ADHA DI LAPANGAN ADAM MALIK</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SUDw1F_FHFI/AAAAAAAAAAs/1X9VwSEPJdo/s1600-h/020.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278483558208707666" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SUDw1F_FHFI/AAAAAAAAAAs/1X9VwSEPJdo/s320/020.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Siantar, Star Pos&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti tahun tahun sebelumnya umat Islam kota Pematangsiantar melaksanakan sholat Idul Adha 1429H di lapangan H Adam Malik Pematangsiantar pada Senin 08/12 dimulai pada pukul 07:30wib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sholat yang berjalan khusyu’ ini di ikuti oleh ribuan muslimin dan muslimat kota Siantar dengan keadaan cuaca yang dingin disertai gerimis. Sementara kondisi lapangan yang selama ini di khawatirkan menjadi kendala untuk melaksanakan sholat ternyata bisa di pergunakan dengan baik. Panitia peraksanaan sholat Ied juga menyediakan terpal untuk digunakan sebagai alas sajadah bagi kaum Muslimin / Muslimat yang mendapat tempat dan kondisi tanah yang lembab karena hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menjadi Imam pada sholat Idul Adha 1429H ini adalah Drs Maranaek Hasibuan M,Ag, walaupun rintik hujan menetes satu persatu tidak membuyarkan kaum muslimin dan muslimat dalam melaksanakan ibadah yang hanya ada satu kali dalam setahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu Drs Maranaek Hasibuan M,Ag yang juga sebagai khatib dari Departemen Agama Pematangsiantar dalam khutbahnya mengatakan bahwa minimal ada dua peristiwa sakral pada Idul Adha ini yang merupakan tuntutan syariat agar dilaksanakan, dihayati, dan di manivestasikan dalam kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua peristiwa sakral itu termasuk melaksanakan ibadah haji ke baitullah dan penyembelihan hewan Qurban. Pada saat ini terlintas di benak kita kepada saudara saudara yang sedang memakai pakaian ihrom dimana mereka melepaskan diri dari segala beban dan keterikatan kehidupan duniawi juga secara maksimal beribadah kepada Allah SWT seraya mengucapkan Takbir dan Tahmid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beranjak dari sini maka kita kaum muslimin dan muslimat dituntut harus waspada terhadap keindahan dan keglamouran kehidupan di dunia ini, yang berakibat lebih cenderung menutup mata hati terhadap nilai nilai kebaikan dan kebenaran yang telah digariskan Allah SWT melalui Kitab dan Rasulnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya orang bijaklah yang mengerti bahwa dunia ini bukanlah tujuan daripada hidupnya, tapi dunia ini merupakan perahu yang akan mengantarkan kita kepada akhir tujuan hidup yang sebenarnya dan kekal abadi yaitu akhirat. Allahu Akbar, Allahu Akbar Allahu Akbar.. Walillahilhamd..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah khutbah yang dikumandangkan khatib selama kurang lebih 10 menit kemudian doa penutup sebelum sholat selesai dilaksanakan.(hez)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7427308095906243307-8079822521933989179?l=ebierayz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ebierayz.blogspot.com/feeds/8079822521933989179/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7427308095906243307&amp;postID=8079822521933989179' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/8079822521933989179'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/8079822521933989179'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ebierayz.blogspot.com/2008/12/ribuan-umat-islam-sholat-idul-adha-di.html' title='RIBUAN UMAT ISLAM SHOLAT IDUL ADHA DI LAPANGAN ADAM MALIK'/><author><name>ebierayz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11683685215555446419</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SWHyn8rQG5I/AAAAAAAAABY/ZEci_YMkNfI/S220/P1054472.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SUDw1F_FHFI/AAAAAAAAAAs/1X9VwSEPJdo/s72-c/020.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7427308095906243307.post-2880966530951425514</id><published>2008-12-11T02:45:00.000-08:00</published><updated>2008-12-12T22:57:14.340-08:00</updated><title type='text'>SAMBUT IDUL ADHA, PEMKO RAZIA PEKAT</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SUNcTU7kaGI/AAAAAAAAABM/SoJkUHKY83Q/s1600-h/P8110520.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279164675314182242" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SUNcTU7kaGI/AAAAAAAAABM/SoJkUHKY83Q/s320/P8110520.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Siantar, Star Pos&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangka menyambut Hari raya Idul Adha yang merupakan hari besar bagi umat muslim, Pemko Pematangsiantar yang berkoordinasi dengan Polresta dan POM Pematangsiantar melakukan operasi pekat ke sejumlah hotel kelas melati yang ada di kota Siantar pada sabtu malam 06/12 dimulai pukul 22:30wib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Operasi pekat ini di ikuti oleh sejumlah kantor dan bagian dalam naungan Pemko Pematangsiantar diantaranya Satpol PP, Kesbanglinmas, Infokom dan bagian Hukum Pemko yang berkoordinasi dengan kepolisian Resort kota Pematangsiantar dan POM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kegiatan ini razia dibagi menjadi dua tim yang masing masing melakukan razia ke beberapa titik yang sering di resahkan warga sebagai tempat praktek penyakit masyarakat (Pekat). Setiap tim memiliki 16 orang personil yang siap melaksanakan tugas dalam memberantas Pekat. Tim 1 melakukan razia ke beberapa penginapan diantaranya Binalling, Flora Inn, Nasional dan Riatur Inn sedangkan tim 2 berangkat menuju beberapa hotel kelas melati lainnya seperti Mutiara, mentari, Flamboyan dan losmen Merdeka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hasil operasi pekat ini berhasil dijaring 18 pasangan yang tidak mempunyai keabsahan dalam hukum agama, adat, dan Negara untuk menginap dalam satu kamar yang sama dengan pasangannya serta satu pasang suami istri lainnya ikut terjaring karena tidak memiliki identitas. Pasangan yang terjaring ini mayoritas penduduk kota Siantar dan ada dua orang berasal dari luar kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan mayoritas usia pasangan yang terjaring dalam razia ini terbilang muda diantaranya terdapat gadis yang baru tamat dari bangku sekolah, bahkan beberapa pasangan masih berstatus mahasiswa salah satu universitas di medan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisu (24) warga Karang sari dan pacarnya Ningsih (21) warga Jl. Medan beringin yang terjaring dari hotel Mentari mengatakan bahwa mereka baru sekali ini menyewa kamar di hotel, itu pun karena kami kemalaman sehabis pulang pesta, jadi tidak mungkin melanjutkan perjalanan pulang ungkap Sisu. Sedangkan Ningsih yang menangis ketika di mintai data oleh Satpol PP mengatakan bahwa dirinya sedang sakit dan tidak kuat lagi untuk melanjutkan perjalanan pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain halnya dengan SS (21) warga Serapuh yang merupakan mahasiswa di medan mengatakan bahwa malam itu dirinya menjemput sang pacar DW (19) dari Jl. Sriwijaya Pematangsiantar dan sengaja menyewa kamar di Binalling. DW yang baru tamat sekolah ini mangaku bekerja di salah satu perusahaan kanvas di kota Siantar. DW juga mengatakan bahwa dirinya dan SS sedang apes sehingga terjaring operasi pekat yang diadakan Pemko Pematangsiantar pada sabtu malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu Kakan Satpol PP Mahadin Sitanggang SH saat memberi keterangan mengatakan bahwa operasi pekat ini akan berlanjut dan diperkirakan sampai akhir Desember 2008 nantinya. Razia yang bersifat represif ini diadakan dalam rangka pembinaan tertib sosial sekaligus menyambut Idul Adha. Tujuan dari operasi pekat ini sendiri adalah untuk mencegah terjadi dan berkembangnya perbuatan asusila yang disinyalir semakin meningkat di kota kita ini ungkap Sitanggang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi dalam kegiatan ini kita berkoordinasi dengan Kasi Intel POM, Polresta Pematangsiantar melalui Binamitra dan Ops. Sedangkan pasangan yang berhasil dijaring berusia 19 sampai dengan 45 tahun dari 18 pasangan yang belum menikah dan 1 pasangan menikah namun tidak memiliki identitas. Setelah terjaring mereka akan kita data dan bina di aula kantor Satpol PP. setelah dibina kita akan memanggil keluarganya agar mereka ini dijamin untuk tidak mengulang lagi perbuatannya dan meminta kepada keluarga untuk wajib memberikan pembinaan kepada mereka. Apabila terulang sampai ke tiga kali maka kita akan mengirim mereka ke pusat rehabilitasi tegas Mahadin.(hez)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7427308095906243307-2880966530951425514?l=ebierayz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ebierayz.blogspot.com/feeds/2880966530951425514/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7427308095906243307&amp;postID=2880966530951425514' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/2880966530951425514'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/2880966530951425514'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ebierayz.blogspot.com/2008/12/sambut-idul-adha-pemko-razia-pekat.html' title='SAMBUT IDUL ADHA, PEMKO RAZIA PEKAT'/><author><name>ebierayz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11683685215555446419</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SWHyn8rQG5I/AAAAAAAAABY/ZEci_YMkNfI/S220/P1054472.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SUNcTU7kaGI/AAAAAAAAABM/SoJkUHKY83Q/s72-c/P8110520.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7427308095906243307.post-2705810590011556289</id><published>2008-12-11T02:37:00.000-08:00</published><updated>2008-12-11T02:43:53.523-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SUDu3tbnE3I/AAAAAAAAAAk/3Qi2Qh8zDQ8/s1600-h/Mopen+Indah+Sari+BK+1097+TR+yang+sempat+terbang+dan+menghantam+rumah+warga+di+Jl+H+U+Sinaga+No+162+Rambung+merah.jpg.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278481404133839730" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SUDu3tbnE3I/AAAAAAAAAAk/3Qi2Qh8zDQ8/s320/Mopen+Indah+Sari+BK+1097+TR+yang+sempat+terbang+dan+menghantam+rumah+warga+di+Jl+H+U+Sinaga+No+162+Rambung+merah.jpg.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;MOPEN INDAH SARI TERBANG KE TERAS RUMAH WARGA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rambung merah, Star Pos&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian ini sangat jarang terjadi, dimana 1 unit mobil penumpang (mopen) Indah Sari BK 1097 TR yang dikendarai oleh Sudirman Sianturi (40) warga Gang Kade kade Rambung merah dengan nomor pintu 288 sempat terbang dan menghantam rumah warga bernama J. Simbolon dan istrinya R br Sianipar di Jalan H Ulakma Sinaga No. 162 persis di depan tikungan manis dekat gereja pada minggu malam pukul 21:30wib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pantauan Star Pos kerusakan yang diakibatkan oleh peristiwa ini cukup parah baik keadaan rumah maupun keadaan mobil serta satu rumah yang berada disamping rumah Simbolon juga mengalami rusak ringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi yang didapat Star Pos dari warga yang berada di sekitar lokasi S. Saragih (45) warga Rambung merah mengatakan bahwa semula supir mopen S Sianturi datang dari arah parluasan menuju Rambung merah. Ketika berada di simpang Rambung merah tepatnya beberapa meter dari Traffic light persimpangan Jl. Medan mopen yang dikendarai Sianturi bersenggolan dengan 1 unit sepeda motor yang belum diketahui identitasnya karena lanngsung melarikan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendapati bagian belakang mopennya bersenggolan dengan sepeda motor Sianturi pun tidak mau kejadian itu berbuntut panjang dan langsung melarikan diri dengan melaju Mopennya dengan kecepatan tinggi. Sedangkan sepeda motor yang menyenggol mopen Sianturi tadi juga langsung melarikan diri karena tidak mau mencari masalah. Jadi mereka sama sama melarikan diri dan ketakutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat dari senggolan tadi rupanya kait bumper belakang mopen terlepas dan terseret di belakang. Menurut perasaan Sianturi waktu itu ada sesuatu yang lengket dan bunyi terseret di belakang mopen. Sianturi pun ketakutan dan menyangka salah satu bagian sepeda motor tadi sudah tersangkut di belakang mobilnya. Kemudian Sianturi dihantui oleh perasaan ketakutan, dimana dia hanya sebagai supir dan bukan pemilik mopen. Untuk kehidupan sehari hari saja masih pas pasan apalagi mengganti sepeda motor orang ungkap Sianturi dalam hati malam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mopen Indah Sari pun di gas habis untuk menghilangkan jejak sampai sampai tikungan manis yang ada di jalan H U Sinaga pun dibabatnya saja dengan kecepatan tinggi. Akibatnya mopen tidak dapat menikung dengan sempurna dan masuk ke beram jalan yang merupakan tanjakan ke rumah warga. Dari tanjakan ini mopen pun terbang menghantam teras rumah Simbolon yang jaraknya kurang lebih 10 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiang penyangga teras rumah Simbolon yang terbuat dari semen beton pun hancur sedangkan atapnya yang juga terbuat dari semen beton langsung menghantam bagian depan atas mobil. Kejadian yang sangat jarang terjadi ini langsung menghebohkan warga dan langsung mengerubuti TKP. tidak berapa lama kemudian unit laka Satlantas Polres Simalungun datang dan langsung olah TKP. tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini namun diperkirakan kerugian materi puluhan juta rupiah.(hez)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7427308095906243307-2705810590011556289?l=ebierayz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ebierayz.blogspot.com/feeds/2705810590011556289/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7427308095906243307&amp;postID=2705810590011556289' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/2705810590011556289'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/2705810590011556289'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ebierayz.blogspot.com/2008/12/mopen-indah-sari-terbang-ke-teras-rumah.html' title=''/><author><name>ebierayz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11683685215555446419</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SWHyn8rQG5I/AAAAAAAAABY/ZEci_YMkNfI/S220/P1054472.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SUDu3tbnE3I/AAAAAAAAAAk/3Qi2Qh8zDQ8/s72-c/Mopen+Indah+Sari+BK+1097+TR+yang+sempat+terbang+dan+menghantam+rumah+warga+di+Jl+H+U+Sinaga+No+162+Rambung+merah.jpg.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7427308095906243307.post-1452960094153782993</id><published>2008-12-05T20:16:00.000-08:00</published><updated>2008-12-05T20:23:10.986-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kriminal'/><title type='text'>Saksi Notulen Palsu Angkat Bicara</title><content type='html'>#Ridwan Yunus : Saya Siap Ditembak Mati demi Kebenaran.                                                      &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siantar, Star pos&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Saksi notulen palsu, Ridwan Yunus SH MM, mantan anggota DPRD kota Pematangsiantar, periode 1999-2004 lalu, angkat bicara alias membuka tabir kasus tersebut, sembari mengucapkan terimaksih kepada pihak Mapolres Simalungun karena telah bekerja sungguh-sungguh hingga berkas perkara kasus itu bisa dilimpahkan kepada pihak Kejari kota Pematangsiantar, Kamis (4/12).  Kepada Star Pos, Ridwan Yunus menuturkan, munculnya kasus notulensi palsu itu, dimulai dari perseteruan antara manntan Walikota dengan  mantan Wakil Walikota, periode 1999-2004, yaitu antara Marim Purba dengan Kurnia Saragih. Sehingga terkuaklah kasus korupsi mantan Walikota Siantar, Marim Purba, yang mana hal itu menjadi topik pembicaraan dan bahkan sampai kepada pembahasan di DPRD Siantar.  Tepatnya pada tanggal 7 Mei 2003 lalu, diadakanlah rapat paripurna DPRD Siantar untuk membahas, apakah Walikota Pematangsiantar, Marim Purba, yang statusnya sebagai tersangka waktu itu, bisa membahas dan membicarakan APBD atau tidak?.  Dalam sidang paripurna itu, tidak dihasilkan kesimpulan apapun, sehingga diambillah keputusan bersama untuk mengutus ketua DPRD, Bagian Sitopu berangkat ke Jakarta, demi untuk mendapatkan fatwa dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri).   Masih kata Yunus, Bagian Sitopu pun berangkat, beserta rombongan dan kembali lagi ke kota ini, dalam beberapa waktu berikutnya. Sesampainya di Siantar, ketua DPRD, Bagian Sitopu mengatakan, mereka sudah menemui Mendagri dan telah mengadakan rapat yang menghasilkan keputusan, sehingga diadakan lagi rapat paripurna di gedung DPRD untuk membahas hasil pertemuan dengan  Mendagri di Jakarta tersebut.  Kemudian rapat pun diadakan dan pada waktu itu, Ridwan Yunus sendiri datang terlambat lebih kurang 15 menit, dimana begitu dia datang, dibagikan notulen rapat pimpinan DPRD Siantar, dengan Mendagri. Sementara notulen hasil rapat dengan Mendagri itu kop surat atau kepala suratnya dari DPRD Pematangsiantar. “Jikalau saja notulen itu benar-benar dari hasil rapat, dengan Mendagri, maka  kops suratnya harus dari kops surat Mendagri. Ridwan Yunus mengaku langsung interupsi dan diikuti oleh anggota DPRD lainnya,  yang baru tersadar ketika Ridwan protes.  Setelah adanya interupsi itu, kemudian sidang di skor beberapa saat oleh ketua DPRD Bagian Sitopu. Setelah sidang dilanjutkan, maka dihasilkanlah beberapa point yang diantaranya kembali mengutus ketua DPRD, Bagian Sitopu agar kembali ke Jakarta untuk meminta fatwa Mendagri tentang apakah bisa APBD dibahas, sedangkan status Walikota Marim Purba pada waktu itu sudah sebagai tersangka.   Pimpinan DPRD kemudian berangkat lagi ke Jakarta, dengan tujuan meminta kembali masukan Mendagri. “Dan tidak ada sama sekali hasil rapat DPRD Pematangsiantar  untuk menon aktifkan Walikota Marim Purba waktu itu, “katanya tegas. Lebih lanjut kata Ridwan Yunus, ketika di Jakarta, pimpinan DPRD Siantar diminta untuk memberikan notulen asli, hasil rapat paripurna DPRD Siantar, namun tidak ada dibawa. Dari sini kembalilah rombongan ke Siantar, untuk mengambil notulen yang asli, hasil rapat paripurna dan berangkat kembali ke Jakarta.  Anehnya notulen yang di bawa ke Jakarta itu malah salah, satu pointnya berisikan tentang penon aktifan Marim Purba, sebagai Walikota, karena statusnya sebagai tersangka dalam proyek pembangunan kios darurat Pasar Horas. Dan yang lebih aneh lagi, notulen itu tidak ditanda tangani oleh ketua DPRD, Bagian sitopu. Sementara menurut tata tertib (tatib) DPRD, bahwa wewenang untuk meneken surat, dalam hal ini adalah ketua DPRD.   Jadi terjadi sebuah lelucon atau kejanggalan, dimana hasil sidang paripurna DPRD Pematangsiantar yang diserahkan kepada Mendagri adalah notulen yang ditandatangani oleh Lingga Napitupulu yang menjabat sebagai wakil ketua pada waktu itu. Dari sinilah masalah itu notulensi palsu itu muncul,  dimana notulen palsu yang ditanda tangani oleh Lingga Napitupulu dan Sujadmiko, sebagai sekretaris DPRD, dibawa ke Jakarta dan di serahkan kepada Mandagri.   Setelah beberapa lama di Jakarta, rombongan pun kembali dan membawa surat pennon aktifan Walikota, Marim Purba yang kemudian dinonaktifkan terkait kasus korupsi pembangunan kios darurat Pasar Horas. “Sebenarnya hal ini merupakan kasus Nasional, jadi banyak yang terkait disini, “ungkap Yunus.   Ditegaskannya, sebenarnya dalam rapat paripurna itu, pihak DPRD Pematangsiantar menghasilkan 3 kesimpulan, dimana pada yang asli itu tidak ada dibahas tentang penon aktifan Walikota, sedangkan pada notulen yang palsu, point 2 terdapat bunyi; mengusulkan pemberhentian sementara atau menindak lanjuti PP Nomor 108 tahun 2002 pasal 25 ayat 4.  Berikut perbandingan antara notulen rapat yang ditanda tangani ketua DPRD Bagian Sitopu (asli);1. APBD segera dibahas2. Masalah hasil pertemuan Mendagri diserahkan kepada pimpinan untuk menyurati mendagri3. Pembahasan APBD tahun 2003 harus dilaksanakan dan dalam waktu yang singkat akan diundang rapat panitia musyawarah.Tapi pada kenyataannya notulen palsu yang ditandatangani oleh Lingga Napitupulu dan Sujadmiko menghasilkan kesimpulan sebagai berikut;1. APBD tahun 2003 segera dibahas berpedoman kepada Kepmendagri No 29 tahun 2002.2. Masalah hasil pertemuan pimpinan dengan Mendagri diserahkan kepada pimpinan untuk menyurati Mendagri mengusulkan pemberhentian sementara atau menindak lanjuti PP Nomor 108 tahun 2002 pasal 25 ayat 4.       3.  Pembahasan APBD 2003 harus dilaksanakan dan dalam waktu yang singkat akan    di undang rapat panitia musyawarah DPRD dan eksekutif.     “Kurang lebih 5 tahun lamanya saya berjuang untuk mengungkap kasus notulen palsu ini dan saya sangat senang kasus ini bisa diungkap dan saya berharap tersangka dapat dijatuhi hukuman yang setimpal dengan perbuatannya. Bahkan untuk mengungkap kasus ini saya siap ditembak mati, demi kebenaran dan rasa keadilan, “ujar Ridwan Yunus tegas.(hez)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7427308095906243307-1452960094153782993?l=ebierayz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ebierayz.blogspot.com/feeds/1452960094153782993/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7427308095906243307&amp;postID=1452960094153782993' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/1452960094153782993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/1452960094153782993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ebierayz.blogspot.com/2008/12/saksi-notulen-palsu-angkat-bicara.html' title='Saksi Notulen Palsu Angkat Bicara'/><author><name>ebierayz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11683685215555446419</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SWHyn8rQG5I/AAAAAAAAABY/ZEci_YMkNfI/S220/P1054472.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7427308095906243307.post-3482941113032015860</id><published>2008-12-05T20:04:00.000-08:00</published><updated>2008-12-05T20:09:49.300-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kriminal'/><title type='text'>SOPIR MOPEN CABULI BOCAH INGUSAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/STn62cFELCI/AAAAAAAAAAc/6Ez6jgL6bO8/s1600-h/Pelaku+pencabulan+Topan+saat+diamankan+dimintai+keterangan+di+ruang+SPK+Polresta+Siantar.jpg.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5276524251598564386" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 240px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/STn62cFELCI/AAAAAAAAAAc/6Ez6jgL6bO8/s320/Pelaku+pencabulan+Topan+saat+diamankan+dimintai+keterangan+di+ruang+SPK+Polresta+Siantar.jpg.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;strong&gt;Jl. Serdang, Star Pos&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Seorang sopir angkot bernama Topan (20) warga Jl Serdang bawah kelurahan Banjar Siantar barat tertangkap basah saat mencabuli seorang bocah ingusan (sebut saja Butet) yang masih berumur 7 tahun pada rabu 04/12 pukul 13:00wib di rumah saksi Ramadhan Harahap (36) yang merupakan tetangga merreka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi yang berhasil di himpun Star Pos mengatakan bahwa siang itu Topan yang bekerja sebagai supir Mopen sedang istirahat. Lalu Topan duduk dan nongkrong di rumah Ramadhan sambil menonton televisi. Akan tetapi didalam ruangan tersebut Topan tidak sendiri melainkan ditemani oleh Butet yang juga sedang asyik menyaksikan acara TV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa menyangka kedekatan diantara Topan dan Butet berbuntut panjang, Topan yang saat di periksa mengatakan dirinya sudah lama tidak menjalin komunikasi dengan wanita ternyata mulai mendekati Butet sampai jarak diantara mereka sangat dekat. Dari sinilah kemudian Topan pun memanfaatkan kesempatan dan mulai menggeranyangi korban. Butet yang belum mengerti apa apa itu pun tidak merasa keberatan, karena Butet tidak tahu apa tujuan dan maksud Topan menggeranyangi daerah bawahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin lama Topan semakin asyik dan keterusan, sehingga Ramadhan yang kebetulan menyaksikan aksi itu dari jendela kemudian segera memberitahukan kepada adiknya Rosmawati br Harahap (28) agar segera menginterogasi korban. Namun mata kepala Ramadhan yang melihat kejadian dari Jendela tadi rupanya diketahui oleh pelaku sehingga setelah itu Topan pun pergi melanjutkan pekerjaannya sebagai supir mopen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rosmawati yang menanyakan kepada korban mendapatkan jawaban yang mencengangkan, dimana Butet mengatakan bahwa peristiwa seperti itu sudah berulang kali dilakukannya dan pelaku juga sering menyuruh korban memegang dan mengayunkan tangannya pada kemaluan pelaku sampai pelaku klimaks. Mendengar ini Rosmawati langsung memberitahukan cerita korban kepada orangtuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saat kemudian ibu korban Dewi Fourina (24) langsung membuat pengaduan ke Polresta Siantar. Mendapat laporan dari Dewi petugas langsung mencari keberadaan Topan, dan setelah pencarian dilakukan maka Topan di temukan sedang membawa Mopennya di sekitar jalan Singosari Pematangsiantar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topan pun bingung saat petugas menghampirinya, tak berapa lama kemudian Topan diboyong ke Mapolresta untuk dilakukan pemeriksaan. Ketika berada di kantor polisi pelaku mengakui perbuatannya dan mengatakan bahwa dirinya sudah tidak lama menjalin hubungan dengan wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat ini Topan masih menjadi tahanan Mapolresta Siantar dan akan di jerat dengan pasal 82 UU No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dibawah umur. Kapolresta Pematangsiantar AKBP Drs Andreas Kusmaedi MM didampingi Pabungpen AKP Muslim Mhd membenarkan penangkapan terhadap Topan. Tersangka masih kita periksa terkait pencabulan yang dilakukannya terhadap anak dibawah umur ungkap Muslim. &lt;strong&gt;(hez)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7427308095906243307-3482941113032015860?l=ebierayz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ebierayz.blogspot.com/feeds/3482941113032015860/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7427308095906243307&amp;postID=3482941113032015860' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/3482941113032015860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/3482941113032015860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ebierayz.blogspot.com/2008/12/sopir-mopen-cabuli-bocah-ingusan.html' title='SOPIR MOPEN CABULI BOCAH INGUSAN'/><author><name>ebierayz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11683685215555446419</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SWHyn8rQG5I/AAAAAAAAABY/ZEci_YMkNfI/S220/P1054472.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/STn62cFELCI/AAAAAAAAAAc/6Ez6jgL6bO8/s72-c/Pelaku+pencabulan+Topan+saat+diamankan+dimintai+keterangan+di+ruang+SPK+Polresta+Siantar.jpg.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7427308095906243307.post-3750981941355745537</id><published>2008-12-05T19:57:00.000-08:00</published><updated>2008-12-05T20:03:11.995-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kriminal'/><title type='text'>RABU, DPC MMI AKSI BESAR BESARAN KE TIGA LEMBAGA</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/STn45Gd_YlI/AAAAAAAAAAU/5gp0hQ74-Gs/s1600-h/Khairuddin+ketua+DPC+MMI+Pematangsiantar.jpg.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5276522098313880146" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 240px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/STn45Gd_YlI/AAAAAAAAAAU/5gp0hQ74-Gs/s320/Khairuddin+ketua+DPC+MMI+Pematangsiantar.jpg.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Siantar, Star Pos&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehubungan dengan lambannya penanganan kasus dugaan korupsi dana duplikasi yang dilakukan KPU oleh kejaksaan negeri pematangsiantar maka DPC Majelis Muslimin Indonesia Pematangsiantar akan mengadakan aksi besar besaran untuk mendesak kejaksaan agar mempercepat proses hukum terhadap pelaku dugaan korupsi tersebut pada hari rabu 10/12 pukul 10:00wib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencananya aksi ini akan dimulai dengan mendatangi gedung kejaksaan negeri pematangsiantar yang terletak di jalan Sutomo, dengan tujuan agar Kejaksaan negeri pematangsiantar segera mempercepat proses selanjutnya supaya berkas perkara segera dilimpahkan ke pengadilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian aksi akan dilanjutkan dengan mendatangi kantor Pemko Pematangsiantar dan terakhir MMI akan mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah kota Pematangsiantar dimana di sini kita akan meminta para anggota KPU yang terlibat dugaan korupsi untuk segera mengundurkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini di katakan oleh ketua Majelis Muslimin Indonesia Pematangsiantar Khairuddin saat ditemui Star Pos pada jumat 05/12 sore. Lebih lanjut Khairuddin mengatakan bahwa membiarkan anggota KPU yang terlibat dugaan korupsi terus menjabat sama dengan menghancurkan KPU itu sendiri. Bisa saja kita menduga mereka melakukan kecurangan pada pemilihan umum yang akan datang jika kita beranjak dari korupsi yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi dengan sudah adanya mental koruptor pada oknum di lembaga KPU kita tidak tertutup kemungkinan mereka akan melakukan dan mengulangi lagi korupsi walaupun dengan modus yang berbeda ungkap Khairuddin. Ini juga bisa menyebabkan pandangan yang negative terhadap komisi pemilihan umum kita dan menyebabkan masyarakat tidak percaya akan kinerja KPU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu kita ketahui bersama bahwa jika saja Badan Pemeriksa Keuangan tidak menemukan kasus ini tentu tidak akan pernah terungkap korupsi yang dilakukan oleh anggota KPU Pematangsiantar. Dimana mereka menerima pembayaran yang dananya di tampung dalam APBN lalu kemudian mereka membuat anggaran lagi dari dana yang bersumber pada APBD kota Pematangsiantar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun setelah tindak pidana korupsi ini ditemukan BPK dan para pelakunya memulangkan dana ke kas daerah namun proses hukum harus tetap berjalan. Yang salah memang tetap salah dan mendapat hukuman sesuai dengan tindak pidana yang dilakukannya. Jadi sekali lagi MMI mendesak kejaksaan negeri Pematangsiantar untuk segera menetapkan Raja ingat saragih CS yang diduga terlibat korupsi dana duplikasi agar segera ditetapkan sebagai tersangka ungkap Khairuddin. (Hezbi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7427308095906243307-3750981941355745537?l=ebierayz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ebierayz.blogspot.com/feeds/3750981941355745537/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7427308095906243307&amp;postID=3750981941355745537' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/3750981941355745537'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/3750981941355745537'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ebierayz.blogspot.com/2008/12/rabu-dpc-mmi-aksi-besar-besaran-ke-tiga.html' title='RABU, DPC MMI AKSI BESAR BESARAN KE TIGA LEMBAGA'/><author><name>ebierayz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11683685215555446419</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SWHyn8rQG5I/AAAAAAAAABY/ZEci_YMkNfI/S220/P1054472.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/STn45Gd_YlI/AAAAAAAAAAU/5gp0hQ74-Gs/s72-c/Khairuddin+ketua+DPC+MMI+Pematangsiantar.jpg.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7427308095906243307.post-7995361890537560877</id><published>2008-12-05T19:50:00.000-08:00</published><updated>2008-12-05T19:56:40.495-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/STn3147191I/AAAAAAAAAAM/w_c1wG0TAEY/s1600-h/Mayat+Mr+X+yang+di+duga+keluarganya+adalah+Pikman+Sinaga+saat+di+otopsi+di+kamar+mayat+RSUD+Djasamen+Saragih.jpg.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5276520943629760338" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 240px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/STn3147191I/AAAAAAAAAAM/w_c1wG0TAEY/s320/Mayat+Mr+X+yang+di+duga+keluarganya+adalah+Pikman+Sinaga+saat+di+otopsi+di+kamar+mayat+RSUD+Djasamen+Saragih.jpg.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;MAYAT MR X DISUNGAI BAH TONGGURAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simalungun, Star Pos&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga perkebunan Mayang dihebohkan oleh penemuan mayat yang sedang hanyut terapung di sungai Bahtongguran pada hari jumat pagi pukul 11:00wib oleh seorang pencari kayu yang sedang berkeliling kebun guna mendapatkan kayu bakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi yang di dapat Star Pos mengatakan bahwa seorang pencari kayu tiba tiba terkejut melihat sesosok mayat dalam keadaan terapung di sungai Bahtongguran dalam keadaan membusuk dan tanpa mengenakan pakaian apapun. Pencari kayu yang belum diketahui namanya ini kemudian memanggil warga lainnya untuk selanjutnya menghubungi kepala desa dan kepolisian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya anggota dari polsek Bosar Maligas yang dipimpin oleh Kapolsek Bosar Maligas AKP M Manik langsung turun dan mengamankan lokasi. Setelah mayat diangkat kemudian dibawa ke Puskesmas setempat untuk visum luar. Lalu dilanjutkan ke RSUD Djasamen Saragih untuk dilakukan otopsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolsek Bosar Maligas ketika memberikan keterangan mengatakan bahwa pihaknya langsung terjun ke lokasi begitu mendapat informasi dari warga. Kemudian membawanya ke RSUD Djasamen Saragih untuk melakukan otopsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain pihak kepolisian turut juga rombongan warga dari daerah Simpang tangsi Tanah Jawa di kamar mayat RSU. Dimana mereka merasa bahwa mayat yang di temukan ini adalah keluarganya bernama Pikman Sinaga (70) yang hilang 8hari yang lalu dan diduga korban jatuh kesungai saat memanjat pohon nira untuk membuat tuak yang letak pohonnya berada di pinggir sungai Bahtongguran. Alasan yang menguatkan bahwa korban hanyut adalah bahwa parang dan perlengkapan untuk bekerja sebagai pemanjat pohon aren ditemukan di pinggir sungai sementara orangnya sudah tidak ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga korban pun bingung pada waktu itu dan mencari kemana mana namun keberadaannya belum berhasil ditemukan. Mendengar kabar penemuan mayat ini maka keluarganya langsung tanggap dan ikut serta ke kamar mayat RSUD Djasamen Saragih untuk menandai korban. Namun berhubung mayat sudah tidak utuh lagi dan dalam keadaan membusuk maka keluarganya belum bisa memastikan bahwa korban memang benar Pikman Sinaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang keluarga bernama J. sinaga mengatakan bahwa keluarganya sudah melaporkan kehilangan Pikman ke kantor polisi. Begitu polisi menemukan mayat yang diduga korban maka kami langsung dihubungi dan ikut ke RSU untuk mengenali korban. Sekarang kami menunggu istri korban untuk yang lebih mengetahui cirri ciri khas dari suaminya. Tapi kalau menurut saya memang benar ini adalah mayat korban. Namun karena keadannya sudah membusuk jadi sangat sulit untuk dikenali.(hez)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7427308095906243307-7995361890537560877?l=ebierayz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ebierayz.blogspot.com/feeds/7995361890537560877/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7427308095906243307&amp;postID=7995361890537560877' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/7995361890537560877'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/7995361890537560877'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ebierayz.blogspot.com/2008/12/mayat-mr-x-disungai-bah-tongguran.html' title=''/><author><name>ebierayz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11683685215555446419</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SWHyn8rQG5I/AAAAAAAAABY/ZEci_YMkNfI/S220/P1054472.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/STn3147191I/AAAAAAAAAAM/w_c1wG0TAEY/s72-c/Mayat+Mr+X+yang+di+duga+keluarganya+adalah+Pikman+Sinaga+saat+di+otopsi+di+kamar+mayat+RSUD+Djasamen+Saragih.jpg.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7427308095906243307.post-4569344974567221530</id><published>2008-12-05T19:43:00.000-08:00</published><updated>2008-12-05T19:44:12.996-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Kriminal abis&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7427308095906243307-4569344974567221530?l=ebierayz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ebierayz.blogspot.com/feeds/4569344974567221530/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7427308095906243307&amp;postID=4569344974567221530' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/4569344974567221530'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7427308095906243307/posts/default/4569344974567221530'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ebierayz.blogspot.com/2008/12/kriminal-abis.html' title=''/><author><name>ebierayz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11683685215555446419</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_ckuSVeJDivk/SWHyn8rQG5I/AAAAAAAAABY/ZEci_YMkNfI/S220/P1054472.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
